Abstrak makalah tentang NBER: Dewan sekolah memiliki kewenangan hukum atas sebagian besar kebijakan pendidikan dasar dan menengah, namun hanya mendapat sedikit perhatian dibandingkan dengan aktor lain dalam sistem pendidikan. Tantangan mendasar untuk memahami pentingnya dewan adalah tidak adanya data mengenai tujuan kebijakan anggota dewan — misalnya ideologi mereka — yang memaksa peneliti untuk melakukan pengujian berdasarkan karakteristik demografi dan profesional — misalnya identitas — yang dianggap memiliki korelasi dengan ideologi tersebut. Makalah ini menggunakan data baru tentang sudut pandang dan tindakan kebijakan anggota dewan sekolah, ditambah dengan desain diskontinuitas regresi yang menghasilkan variasi kuasi-acak dalam komposisi dewan, untuk mendapatkan dua hasil. Yang pertama adalah bahwa prioritas anggota dewan memiliki dampak kausal yang besar di banyak bidang. Misalnya, dampak pemilihan anggota dewan yang berfokus pada ekuitas terhadap nilai ujian siswa berpenghasilan rendah kira-kira setara dengan menugaskan setiap siswa tersebut seorang guru yang 0,3 hingga 0,4 SD lebih tinggi dalam distribusi nilai tambah guru. Kedua, memperhatikan prioritas kebijakan sangatlah penting. Identitas ternyata tidak bisa mewakili ideologi, dengan dampak tata kelola yang terbatas dan sepenuhnya disebabkan oleh perbedaan prioritas kebijakan. Temuan kami menantang keyakinan bahwa dewan sekolah tidak penting, dan menunjukkan bahwa siapa yang bertugas di dewan dan apa yang diprioritaskan dapat mempunyai konsekuensi luas bagi siswa.
Baca lebih lanjut cerita ini di Slashdot.