Aplikasi viral berbahasa Mandarin Are You Dead? (dikenal sebagai Sileme dalam bahasa China) menargetkan orang-orang yang tinggal sendirian dengan mewajibkan check-in rutin dan memperingatkan kontak darurat jika pengguna tidak merespons. Ini diluncurkan pada bulan Mei dan sekarang menjadi aplikasi berbayar yang paling banyak diunduh di Tiongkok. Laporan Cybernews: Pengguna perlu memeriksa aplikasi setiap dua hari dengan mengklik tombol besar untuk mengonfirmasi bahwa mereka masih hidup. Jika tidak, aplikasi tersebut akan memberi tahu kontak darurat yang ditunjuk pengguna bahwa mereka mungkin mendapat masalah, lapor Global Times yang dikelola pemerintah Tiongkok. Aplikasi ini dipasarkan sebagai “pendamping keselamatan” bagi mereka yang tinggal jauh dari rumah atau memilih gaya hidup menyendiri. Awalnya diluncurkan sebagai aplikasi gratis, “eAre You Dead?” sekarang berharga 8 yuan, setara dengan $1,15. Meskipun popularitasnya semakin meningkat, aplikasi ini telah memicu kritik di Tiongkok, di mana beberapa orang mengatakan bahwa mereka merasa jijik dengan konotasi negatif dari kematian. Beberapa orang menyarankan agar aplikasi tersebut diganti namanya menjadi “Are You Alive?” Pembuat aplikasi mengatakan kepada media Tiongkok bahwa mereka akan fokus pada peningkatan produk, seperti menambahkan fitur notifikasi SMS atau fungsi perpesanan. Selain itu, mereka akan mempertimbangkan kritik atas nama aplikasi tersebut.
Baca lebih lanjut cerita ini di Slashdot.