Gurita Cincin Biru – Cantik Namun Mematikan
Ada lebih dari 300 spesies gurita di lautan dengan ukuran mulai dari rentang lengan empat meter. Mereka hidup di seluruh lautan di dunia dan mengisi banyak ceruk di habitatnya. Namun, mungkin yang paling menarik dari semua spesies adalah Blue Ring Octopus yang berukuran kecil. Ada empat spesies Cincin Biru dan hanya ditemukan di kawasan Indo Pasifik.

Racun yang Mengejutkan
Tentu saja pertanyaan pertama yang dimiliki setiap orang tentang gurita ini adalah “Seberapa berbisanya mereka?” Singkatnya, sangat! Namun, ini pertanyaan yang agak rumit karena toksisitasnya agak rumit. Tidak seperti kebanyakan kehidupan laut berbisa, cincin biru memiliki gigitan berbisa sekaligus beracun untuk dikonsumsi. Ikan buntal misalnya hanya beracun jika Anda memakan bagiannya yang salah, gigitannya tidak berbisa. Cincin biru mengandung tetrodotoxin yang menyebabkan kelumpuhan seluruh organ tubuh. Artinya dapat menyebabkan kematian akibat sesak napas begitu seseorang tidak lagi bernapas. Tentu saja bukan hal yang umum untuk digigit oleh cincin biru, jadi kami sarankan untuk tidak digigit oleh cincin biru!
Cincin Biru Di Indonesia
Gurita ini kami temukan di seluruh Indonesia. Mereka biasanya ditemukan di bagian bawah seperti puing-puing di mana mereka menyatu dengan baik dengan latar belakang. Orang yang baru pertama kali melihatnya selalu terkejut betapa kecilnya mereka. Mereka biasanya berukuran sebesar ibu jari pria dewasa. Di Bali tempat terbaik untuk menemukannya adalah di kawasan Padang Bai dan kawasan tertentu di Amed. Daerah lain di Indonesia yang kami temukan adalah SelatKomodo, Ambon, Raja Ampat, and Triton Bay.

Menemukan Gurita Cincin Biru
Salah satu alasan mengapa hewan ini banyak diminati oleh para fotografer adalah karena mereka cukup sulit ditemukan. Mereka mempunyai kemampuan untuk mengubah tekstur dan warna kulit agar bisa berbaur. Ditambah dengan kemampuan untuk tetap diam dalam jangka waktu yang lama, cephalopoda kecil ini merupakan tantangan untuk ditemukan. Pemandu selam yang berbakat adalah suatu keharusan untuk menemukannya. Kami selalu menyarankan menyelam dengan pakaian yang berspesialisasi dalam melihat makhluk hidup.
Memotret Gurita Kecil
Memotret gurita kecil ini bisa menjadi sebuah tantangan. Karena sebagian besar ditemukan di reruntuhan, sulit untuk membedakannya dari latar belakang. Ada berbagai metode yang dapat digunakan untuk memotretnya dengan cara yang menyenangkan. Salah satu cara termudah adalah bereksperimen dengan posisi strobo yang berbeda untuk menghindari penerangan latar belakang. Jika Anda memiliki snoot, ini berfungsi baik untuk cincin biru karena hanya akan menerangi gurita dan bukan sekelilingnya. Salah satu metode favorit kami adalah dengan menggunakan depth of field terbatas seperti f4 untuk memburamkan latar belakang. Apapun metode yang Anda pilih, jika Anda dapat menangkap gurita dengan cincin birunya yang bersinar maka Anda telah mengambil foto yang indah.
Gurita cincin biru menampilkan cincin, Hapalochlaena sp., Selat Lembeh, Manado, Sulawesi Utara, Indonesia, Samudera Pasifik
Jika Anda ingin melihat gurita cincin biru maka Indonesia harus menjadi perhatian Anda. Selat Lembeh dan Bali adalah dua destinasi fantastis untuk melihat cephalopoda kecil yang lucu ini. Tolong beritahu kami jika Anda tertarik untuk bergabung dengan kami dalam petualangan menyelam di Bali dan kami dapat membantu Anda dengan pengadu makhluk berbakat kami.