
Persaingan lama Mobile Legends: Bang Bang antara Filipina dan Indonesia menambah babak baru di Grand Final Kejuaraan Dunia M7. Aurora PH menginginkan trofi M-Series keenam berturut-turut untuk Filipina sementara Indonesia menginginkan Kejuaraan lainnya setelah hanya memenangkan edisi pertama turnamen tersebut pada tahun 2019. Semua sarung tangan dilepas di Tennis Indoor Stadium Senayan di Jakarta, Indonesia saat dua raksasa Mobile Legends: Bang Bang bentrok. Namun pada akhirnya The Northern Lights tak lolos dengan menyapu bersih Alter Ego 4-0 di Grand Finals.
BACA LEBIH LANJUT: Jalan Emas Team Liquid di M7 World Championship dihancurkan oleh Alter Ego
Tiga game pertama semuanya hanya penampilan dominan dari Aurora PH. Berbeda dengan seri Alter Ego melawan Team Liquid kemarin, tim Indonesia terlihat tidak fleksibel dalam kekalahan draftnya. Dengan Alter Ego ingin menghindari kejar-kejaran di depan fansnya di Jakarta. Alter Ego kewalahan menghadapi Aurora PH yang percaya diri saat mereka mendominasi di awal dengan keunggulan 9-2. Bintang Jungler Muhammad Affan ‘Yazukee’ Wahyudi tidak bisa istirahat sepanjang seri dan di Game 4 pun demikian. Aurora Gaming tidak akan ditolak seperti Team Liquid PH sebelumnya saat mereka membawa trofi baru ke Filipina untuk keenam kalinya dengan dominasi penuh.
Tuan Konsisten Edward ‘Edward’ Dapadap mengklaim trofi M-Series keduanya sementara Dylan ‘Light’ Catipon mengklaim MVP Final yang sangat pantas untuk seri tersebut.
Sebelumnya pada hari itu, Moonton Games mengumumkan bahwa untuk pertama kalinya turnamen M-Series akan diadakan di luar Asia. Kejuaraan M8 pada tahun 2027 akan diadakan di Istanbul, Turki untuk menandai peristiwa monumental bagi esports Mobile Legends: Bang Bang.
googletag.cmd.push(fungsi() { googletag.display(“div-gpt-ad-432957339194868869-2”); });
Pos Aurora PH menyapu Alter Ego di Grand Final M7 muncul pertama kali di Esports oleh Inquirer.net.