
Helldivers 2 bangga dengan konsep Managed Democracy, dan dalam contoh terbaru pengambilan keputusan melalui crowdsourcing, game ini meminta pemain untuk memilih planet yang akan diledakkan dengan senjata super baru yang bukan Bintang Kematian. Untungnya, planet-planet ini bukan rumah bagi para Helldivers pemberani dan malah dihuni oleh faksi tidak demokratis yang menolak menyerah pada Super Earth.
Perubahan terbaru dalam kisah Helldivers 2 dimulai minggu lalu ketika Super Earth mengumumkan bahwa mereka meningkatkan Stasiun Luar Angkasa Demokrasi dengan senjata Star of Peace. Platform tersebut sekarang dapat menembakkan “laser skala makro” yang dioptimalkan untuk “dispensasi Kebebasan massal” yang meruntuhkan seluruh planet ke dalam lubang hitam.
Pemain Helldivers kini diminta untuk membuka panel pemungutan suara Stasiun Luar Angkasa Demokrasi dari Peta Galaksi mereka dan memilih salah satu dari tiga planet: Zagon Prime, Penta, atau Valmox. Ini masing-masing dipegang oleh Terminid, Automatons, dan Illuminate.
PEMILIHAN BINTANG PERDAMAIAN TELAH DIMULAI
Helldivers disarankan untuk mengakses panel pemungutan suara Stasiun Luar Angkasa Demokrasi dari Peta Galaksi. Helldivers dapat memilih satu kali.
Jika planet yang dipilih bukan merupakan lokasi yang strategis pada saat penembakan—jika tidak ada planet yang berdekatan dengan… pic.twitter.com/eEWIVQwTMw— HELLDIVERS™ 2 (@helldivers2) 16 Januari 2026
Ada batasannya: planet yang dipilih harus berada di sebelah planet lain yang dikuasai oleh kekuatan Super Earth. Jika tidak, maka planet runner-up akan dipilih, dan Super Earth tidak akan bertanggung jawab atas hilangnya Helldivers di dunia tersebut pada saat penembakan.
Dalam berita Helldivers 2 lainnya, Warbond baru sekarang sudah tersedia di dalam game. Resimen yang Disunting bertema siluman dan ledakan, dan menambahkan tiga senjata baru yang tidak bisa dibuka.