
Ketika pemangsa seperti singa berjalan melalui padang rumput, kehadirannya diketahui dengan mengaum, yang dapat terdengar bermil-mil jauhnya. Karena singa berada di puncak rantai makanan, ia tidak memerlukan privasi. Namun bagi hewan seperti rusa, mengeluarkan suara keras bukanlah cara paling aman untuk berkomunikasi. Jadi, agar diperhatikan, rusa menandai area tersebut dengan goresan dan goresan yang disebut dengan rambu. Kini, studi baru dalam Ecology and Evolution melaporkan bahwa rambu-rambu ini menyimpan cahaya tersembunyi, dan rusa lain dapat melihatnya.
Lanjutkan Membaca
Kategori: Biologi, Sains
Tag: Bioluminesensi, Rusa, Hutan, Komunikasi