789BNi
Aplikasi Game Terbesar di Indonesia
DOWNLOAD APP

Ilmuwan UC Berkeley Puji Terobosan Dalam Menguraikan Kode Komunikasi Paus – Slashdot

Ilmuwan UC Berkeley Puji Terobosan Dalam Menguraikan Kode Komunikasi Paus – Slashdot



Peneliti UC Berkeley yang bekerja sama dengan Project CETI menemukan bahwa paus sperma menghasilkan suara seperti vokal yang tertanam dalam kode klik mereka, menunjukkan adanya sistem komunikasi yang jauh lebih kompleks daripada yang dipahami sebelumnya. “Sungguh mengejutkan betapa terstrukturnya sistem ini. Saya belum pernah melihat hal seperti ini sebelumnya pada hewan lain,” kata Begus, seorang profesor linguistik UC Berkeley dan pimpinan linguistik di Project CETI, kepada SFGATE. “Kami menunjukkan kepada dunia bahwa ada lebih dari yang terlihat pada paus sperma dan bahwa, jika kita melihat lebih dekat, mereka bukanlah makhluk asing. Kita jauh lebih mirip satu sama lain daripada yang kita bayangkan sebelumnya.” Laporan SFGATE: Dengan bantuan model pembelajaran mesin untuk mengidentifikasi pola, Begus dan timnya menyisir rekaman yang dikumpulkan dari unit sosial paus sperma di lepas pantai pulau Dominika antara tahun 2005 dan 2018. Saat mereka mempercepat audio, menghilangkan keheningan di antara klik, mereka mendengar pola baru. Mereka menemukan sifat akustik yang memiliki kesamaan dengan dua vokal – a dan i – dan beberapa kombinasi vokal. “Sebelumnya, orang-orang hanya melihat waktu dan jumlah klik yang terjadi di antara paus sperma, namun sekarang kita juga harus melihat frekuensinya. Serangkaian pola baru telah muncul,” kata Begus. “Sekarang, ini adalah salah satu sistem komunikasi non-manusia paling kompleks yang pernah kami amati.” […] Begus mengatakan penelitian ini hanya menunjukkan seberapa banyak kita harus belajar tentang gaya komunikasi paus. Dia sangat tertarik untuk mengeksplorasi bagaimana sistem paus antar wilayah mungkin berbeda dan bagaimana bayi paus belajar berkomunikasi dengan cara ini. Yang terpenting, dia ingin memahami makna di balik suara-suara tersebut, sebagai “jendela menuju pemikiran dan kehidupan ikan paus”. Penelitian ini dipublikasikan di jurnal Open Mind.

Baca lebih lanjut cerita ini di Slashdot.




Previous Article

Petualangan Balap Gurun

Next Article

Ford bermitra dengan Amazon untuk menjual mobil bekas bersertifikat di pasar raksasa teknologi

Write a Comment

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe to our Newsletter

Subscribe to our email newsletter to get the latest posts delivered right to your email.
Pure inspiration, zero spam ✨