
Kejuaraan Dunia M7 sedang berlangsung di Jakarta, Indonesia dan sedang istirahat sejenak sebelum memasuki babak terakhirnya. Kejuaraan Dunia M7 diikuti 22 tim dari Indonesia, Kamboja, Amerika Latin, China, Myanmar, Kamboja, Malaysia, Eropa, Timur Tengah, dan Afrika Utara. Saat tim-tim mengincar gelar Juara Dunia dan bagian terbesar dari kumpulan hadiah sebesar $1.000.000, semua pertandingan pun terlepas. Kedua wakil Filipina ini masih berdiri kokoh setelah melewati Swiss Stage yang melelahkan.
BACA LEBIH LANJUT: Perwakilan PH Team Liquid, Aurora Gaming memperebutkan hadiah 1 juta USD di Kejuaraan Dunia M7
Babak pertama Knockout menampilkan Team Liquid PH dan Aurora PH bertarung habis-habisan. Aurora PH keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1 di belakang kepahlawanan bintang Edward ‘Edward’ Dapadap dan Exp Laner Jan ‘Domengkite’ Delmundo. Babak Knockout memang menampilkan setup Double Elimination sehingga Team Liquid masih punya peluang di Lower Bracket. Team Liquid menghadapi pembangkit tenaga listrik Indonesia ONIC yang dipimpin oleh favorit penggemar Filipina Kairi ‘Kairi’ Rayosdelsol untuk menjaga turnamen mereka tetap hidup dalam pertandingan yang harus dimenangkan.
Di Upper Bracket, Aurora PH diunggulkan melawan unggulan #2 MPL Indonesia, Alter Ego. Meskipun ini merupakan pertandingan favorit bagi Aurora PH, tim-tim Indonesia tidak boleh dianggap remeh di Mobile Legends: Bang Bang khususnya dengan performa Alter Ego setelah menjalankan Swiss Stage yang tak terkalahkan di awal turnamen.
Selangor Red Giants, Juara MPL Malaysia, juga masih bersaing ketat di Kejuaraan Dunia M7 yang menampilkan dua pemain impor Filipina, Mark ‘Kramm’ Rusiana dan John Vincent ‘Innocent’ Banal.
Aksi berlanjut pada 21 Januari dengan streaming tersedia di Facebook, YouTube, dan TikTok.
googletag.cmd.push(fungsi() { googletag.display(“div-gpt-ad-432957339194868869-2”); });
Pasca Kejuaraan Dunia M7 memasuki babak terakhir, Aurora PH mengalahkan Team Liquid PH muncul pertama kali di Esports oleh Inquirer.net.