Layaw, kelompok musik yang mengusung apa yang mereka sebut sebagai rock nerakaresmi memperkenalkan album terbaru mereka berjudul “Tahta Api.” Lahir dari Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Layaw membawa energi liar, kacau, dan berapi-api, seperti lahar panas yang tak pernah berniat mendingin.
Terbentuk pada 20 Desember 2023Layaw hadir sebagai antitesis dari situasi musik lokal yang mereka anggap monoton dan kehilangan bahaya. Nama terlalu memanjakanyang diambil dari bahasa Melayu beserta artinya tidak jelas atau menggagalkanjustru menjadi fondasi identitas mereka. Kekacauan bukan untuk disembunyikan, melainkan dirayakan sepenuhnya.
Album “Tahta Api” menjadi manifestasi dari semangat tersebut. Musik Layaw bergerak dalam distorsi kasar, riff berat, dan atmosfer gelap yang terus menekan. Emosi menjadi bahasa utama. Setiap nada dan dentuman menyuarakan ekspresi kemanusiaan yang meledak-ledak, tanpa upaya untuk terdengar ramah atau aman.
Pengaruh band-band seperti Sabat Hitam dan Alice dalam Rantai terasa kental. Layaw mengaku terobsesi pada era ketika rock masih terasa berbahaya, gelap, dan penuh gairah. Lewat “Tahta Api”, mereka berusaha membangkitkan kembali api itu, dengan keyakinan bahwa rock masih bisa membakar, bukan sekadar menghangatkan.
Secara tematik, album ini berangkat dari keresahan Kambingvokalis Layaw. Lirik-liriknya menyentuh berbagai lapisan kegelisahan: kesenangan yang tak berujung, Hitam dan Gulung, stigiofilia, titik terendahberbagai isme, hingga bayang-bayang kematian dan bunuh diri yang terus menghantui. Semua disampaikan secara brutal, jujur, dan tanpa sensor emosional.
Musik dalam “Tahta Api” dipenuhi elemen-elemen tak terduga. Setiap instrumen dimainkan dengan intensitas tinggi, panas, dan agresif, seperti ribuan tombak api yang menghujam telinga. Vokal terdengar seperti raungan dari dasar neraka, mempertegas visi Layaw tentang musik sebagai ledakan rasa, bukan sekadar hiburan.
“Tahta Api” bukan hanya album, melainkan pernyataan sikap. Layaw menempatkan diri mereka sebagai api yang siap membakar apa pun yang menghalangi, serta sebagai perlawanan terhadap kemapanan dan stagnasi. Sebuah perjalanan menuju neraka versi mereka sendiri, dengan satu jalan yang jelas: Jalanku ke Neraka.
The post Layaw Duduki “Tahta Api”, Album Penuh Amarah dan Distorsi Berlapis Api appeared first on Musicoloid News.