
SingapuraParlemen telah meloloskan undang-undang yang secara resmi mengakui esports dan olahraga pikiran, seperti catur, sebagai olahraga setelah mengesahkan RUU tersebut pada 14 Januari 2026.
Amandemen terhadap RUU Dewan Olahraga Singapura secara resmi memperbarui Undang-Undang Dewan Olahraga Singapura pada tahun 1973 untuk memasukkan esports dan olahraga pikiran ke dalam definisi ‘olahraga’.
- Singapura mengambil lompatan besar dalam mengakui esports sebagai olahraga secara formal
- PGL akan menjadi tuan rumah Counter-Strike 2 Major di Singapura pada tahun 2026
- BLAST menandatangani perjanjian acara multi-tahun dengan Singapore Tourism Board
Sebagai hasil dari amandemen yang disahkan parlemen, Olahraga Singapura (SportSG) akan memberikan dukungan berdasarkan kebutuhan dan standar yang mengatur setiap kegiatan. RUU yang baru diresmikan ini bertujuan untuk menjamin masa depan dunia olahraga Singapura seiring dengan terus bermunculannya bentuk-bentuk kompetisi baru.
Selain pengakuan formal terhadap esports, RUU ini juga meningkatkan kewenangan SportSG, yang akan mendirikan fasilitas pelatihan baru bagi para atlet, serta menetapkan standar baru untuk pembinaan dan ilmu olahraga.
“RUU ini merupakan faktor penting dalam mendorong budaya olahraga Singapura, dan agar ekosistem olahraga nasional kita menjadi inklusif, dinamis, dan siap menghadapi masa depan,” kata David Neo, Menteri Kebudayaan, Masyarakat dan Pemuda. “Hal ini menegaskan kembali bahwa olahraga adalah untuk semua orang, tanpa memandang usia atau kemampuan, dan upaya kami agar setiap warga Singapura dapat hidup lebih baik melalui olahraga.”
Pengesahan RUU ini terjadi dalam waktu tiga bulan setelah usulan tersebut pertama kali dibacakan di Parlemen pada tanggal 4 November 2025. Singapura adalah salah satu dari sedikit negara yang secara resmi mengakui esports sebagai olahraga berdasarkan hukum nasional.
Esports Singapura Pada tahun 2026
Dalam beberapa tahun terakhir, kancah esports Singapura terus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pasar terbesar di Asia Tenggara. Pada bulan Agustus 2025, Singapore Tourism Board menandatangani kontrak multi-tahun dengan BLASTmembawa empat acara terkenal ke negara itu.
Di tempat lain, merek periferal Razer membuka Pusat Keunggulan AI di negara ini, memberikan investasi dalam game AI dan pengembangan produk.
November ini, penyelenggara turnamen PGL akan menjadi tuan rumah Counter-Strike Major di Singapura, dengan babak playoff berlangsung di Stadion Dalam Ruangan Singapura.
Pos Parlemen Singapura mengesahkan RUU yang mengakui esports sebagai olahraga muncul pertama kali di Esports Insider.