789BNi
Aplikasi Game Terbesar di Indonesia
DOWNLOAD APP

Peran AI yang Semakin Berpengaruh di Industri Musik

Peran AI yang Semakin Berpengaruh di Industri Musik


AI mulai memainkan peran yang semakin penting dalam industri musik. Dengan menganalisis kumpulan data yang besar, AI mampu mengidentifikasi pola dan tren yang sulit dilihat manusia. Informasi ini dapat digunakan untuk membantu mengambil keputusan tentang segala hal mulai dari lagu apa yang akan dipromosikan hingga cara terbaik memasarkan artis. AI juga digunakan untuk membuat musik baru. Dengan mempelajari lagu-lagu yang ada dan belajar mengidentifikasi berbagai elemen yang menjadikannya sukses, algoritma AI dapat menghasilkan komposisi asli yang terdengar sangat mirip dengan lagu-lagu hits yang ada. Seiring dengan terus berkembangnya teknologi AI, kemungkinan besar kita akan melihat lebih banyak lagi musik yang dihasilkan AI di tahun-tahun mendatang.

Industri Musik di Amerika Serikat

Industri musik di Amerika Serikat memiliki sejarah yang panjang dan penuh cerita. Dari masa awal ragtime dan vaudeville hingga kebangkitan rock ‘n’ roll dan hip-hop, musik Amerika selalu menjadi yang terdepan dalam budaya populer.

Saat ini, industri musik adalah bisnis bernilai miliaran dolar, dengan artis mulai dari Adele hingga ZZ Top meraih kesuksesan baik di dalam maupun luar negeri. Amerika Serikat juga menjadi tuan rumah beberapa festival musik paling bergengsi di dunia, termasuk Coachella, Lollapalooza, dan Bonnaroo. Dengan sejarahnya yang kaya dan masa kini yang dinamis, tidak ada keraguan bahwa industri musik memainkan peran penting dalam budaya Amerika.

Dengan diperkenalkannya teknologi baru dan kecerdasan buatan, industri musik diperkirakan akan tumbuh seiring dengan adaptasi artis dan berbagai perusahaan terhadap perubahan zaman. Sebuah perusahaan bernama kecerdasan buatan Jukebox telah bekerja dengan layanan streaming musik untuk membantu mereka lebih memahami pelanggannya. Seperti terlihat pada grafik di bawah, streaming merupakan sumber pendapatan nomor satu bagi industri musik AS pada tahun 2020. Dengan popularitas streaming, Jukebox menggunakan algoritme pembelajaran mesin untuk mempelajari perilaku pengguna dan merekomendasikan lagu yang mungkin mereka sukai. Perusahaan ini hanyalah salah satu contoh bagaimana AI digunakan dalam industri musik untuk meningkatkan pengalaman artis dan pendengar.

Komposisi Musik

Sistem AI telah digunakan untuk komposisi musik selama beberapa waktu, namun bidang komposisi musik AI masih dalam tahap awal. Sistem komposisi musik AI biasanya menggunakan beberapa bentuk pembelajaran mesin untuk menghasilkan fragmen atau ide musik baru, yang kemudian digabungkan menjadi sebuah karya musik lengkap oleh komposer manusia. Pendekatan ini memiliki beberapa keuntungan.

Pertama, ini dapat membantu mengidentifikasi ide-ide melodi atau harmonik baru yang mungkin tidak terpikirkan oleh komposer. Kedua, dapat menghasilkan ide dalam jumlah besar dengan sangat cepat, sehingga dapat menghemat banyak waktu bagi komposer. Ketiga, sistem AI terkadang dapat memunculkan ide-ide yang berada di luar kemampuan pencipta manusia, sehingga menghasilkan karya musik yang lebih orisinal dan kreatif. Komposisi musik AI masih merupakan bidang yang sangat baru, namun memiliki potensi besar untuk mengubah cara kita menciptakan musik.

Sebuah perusahaan bernama Endel menggunakan kecerdasan buatan untuk menghasilkan musik latar yang dipersonalisasi dan dihasilkan oleh algoritma. Aplikasi perusahaan menghasilkan aliran suara latar belakang yang terus berubah tanpa henti, yang beradaptasi dengan waktu dan aktivitas pengguna. Tujuan Endel adalah membantu orang fokus, rileks, atau tidur dengan menciptakan lanskap suara yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka.

Streaming Musik

AI memainkan peran yang semakin penting dalam industri streaming musik. Algoritme bertenaga AI digunakan untuk mempersonalisasi rekomendasi, menyarankan lagu baru, dan membuat daftar putar. AI juga digunakan untuk meningkatkan kualitas layanan streaming. Misalnya, alat berbasis AI dapat digunakan untuk mengidentifikasi dan menghilangkan kebisingan latar belakang, mengoptimalkan bitrate, dan mengurangi latensi.

Di masa depan, AI dapat digunakan untuk membuat konser dan pengalaman realitas virtual. AI juga akan terus berperan dalam pengembangan platform dan layanan streaming musik baru. Alat berbasis AI dapat digunakan untuk menganalisis perilaku dan preferensi pengguna, mengidentifikasi tren, dan membuat rekomendasi perbaikan. Dengan memanfaatkan AI, platform streaming musik akan dapat lebih meningkatkan kualitas layanannya dan memberikan pengalaman yang lebih personal kepada pengguna.

Perusahaan seperti Spotify dan Pandora telah menggunakan kecerdasan buatan untuk membuat playlist yang disesuaikan untuk penggunanya. AI juga digunakan oleh perusahaan-perusahaan ini untuk membantu mempromosikan artis baru dan artis yang akan datang. Spotify memiliki tim ilmuwan data yang menggunakan algoritme pembelajaran mesin untuk merekomendasikan lagu kepada pengguna berdasarkan kebiasaan mendengarkan mereka. Apple Music adalah layanan streaming musik lain yang memiliki persaingan ketat dengan Spotify. Namun persaingan ini menguntungkan kedua perusahaan. Masing-masing memiliki jumlah pelanggan berbayar yang sangat banyak, seperti terlihat pada grafik di bawah.

Bagaimana Musisi Memanfaatkan AI

Artis seperti Taryn Southern sudah menggunakan AI untuk menciptakan musik baru. Albumnya I AM AI adalah album pertama yang dibuat dengan bantuan kecerdasan buatan. Southern menggunakan berbagai alat AI untuk membuat lagu di album, termasuk MelodyRNN dari Google Magenta dan VoCo dari Adobe Creative Cloud. Album ini diterima dengan baik oleh para kritikus, dengan salah satu pengulas menyebutnya sebagai “eksperimen menarik dalam kecerdasan buatan dan musik.”

Seiring dengan terus berkembangnya teknologi AI, kemungkinan besar kita akan melihat semakin banyak musik yang dihasilkan oleh AI di tahun-tahun mendatang. Hal ini dapat berdampak besar pada industri musik, memudahkan artis baru untuk masuk ke bisnis ini dan memberikan cara baru kepada artis lama untuk menciptakan musik mereka.

Kesimpulan

Kecerdasan buatan mengubah cara kita membuat dan mendengarkan musik. Algoritme bertenaga AI digunakan untuk mempersonalisasi rekomendasi, menyarankan lagu baru, dan membuat daftar putar. AI juga digunakan untuk meningkatkan kualitas layanan streaming. Di masa depan, AI dapat digunakan untuk membuat konser dan pengalaman realitas virtual.

Dengan memanfaatkan kecerdasan buatan, platform streaming musik akan dapat lebih meningkatkan kualitas layanannya dan memberikan pengalaman yang lebih personal kepada pengguna. Selain itu, artis mulai menggunakan alat AI untuk membuat lagu dan membuat video musik. Seiring dengan terus berkembangnya teknologi kecerdasan buatan, kita dapat mengharapkan lebih banyak lagi keterlibatan AI dalam industri musik.

Referensi

Kecerdasan Buatan Musikal – 6 Penerapan AI untuk Audio

Laporan RIAA 2020: streaming melampaui pertumbuhan industri musik secara keseluruhan

Spotify Mempertahankan Apple Music dalam Jangka Panjangnya

Artikel Peran AI yang Semakin Berpengaruh di Industri Musik berasal dari website Arek Skuza.


Previous Article

Dengan Ring, Konsumen Amerika Membangun Jaring Pengawasan - Slashdot

Next Article

BAZNAS Maros Himpun Rp7,5 Miliar Sepanjang 2025, 40 Ribu Lebih Mustahik Terbantu - Online24jam

Write a Comment

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe to our Newsletter

Subscribe to our email newsletter to get the latest posts delivered right to your email.
Pure inspiration, zero spam ✨