789BNi
Aplikasi Game Terbesar di Indonesia
DOWNLOAD APP

Tim Berners-Lee Ingin Kita Mengambil Kembali Internet – Slashdot

Tim Berners-Lee Ingin Kita Mengambil Kembali Internet – Slashdot



mspohr membagikan sebuah laporan: Ketika Sir Tim Berners-Lee menemukan world wide web pada tahun 1989, visinya jelas: world wide web dapat digunakan oleh semua orang, berisi segalanya, dan, yang terpenting, gratis. Saat ini, karya ilmuwan komputer asal Inggris ini sering digunakan oleh 5,5 miliar orang — dan tidak ada kemiripan dengan kekuatan demokrasi untuk kemanusiaan yang ia maksudkan. Sejak kekecewaan Berners-Lee satu dekade lalu, dia mengerahkan segalanya pada sebuah proyek yang benar-benar mengubah cara penyimpanan data di web, yang dikenal sebagai protokol Solid (data tertaut sosial). Aktivisme yang berakar pada kekuatan masyarakat — tidak berbeda dengan tahun-tahun pertama munculnya web. Versi internet ini akan meningkatkan kedaulatan pribadi dan memberikan kendali kembali kepada pengguna. Berners-Lee telah lama melihat AI — yang ada hanya karena web dan datanya — mempunyai potensi untuk mengubah masyarakat jauh melampaui batas-batas perusahaan yang hanya mementingkan diri sendiri. Namun sekaranglah saatnya, katanya, untuk menerapkan batasan agar AI tetap menjadi kekuatan untuk kebaikan — dan dia khawatir peluang tersebut akan berlalu begitu saja bagi umat manusia. Berners-Lee menelusuri korupsi web hingga komersialisasi sistem nama domain pada tahun 1990an, ketika ruang .com “diserang oleh para penipu”. Pemilu AS tahun 2016, katanya, menunjukkan kepadanya betapa beracunnya ciptaannya. Salah satu sudut web, katanya, telah “dioptimalkan untuk hal-hal buruk” — ekstraktif, banyak pengawasan, dan dirancang untuk memaksimalkan keterlibatan dengan mengorbankan kesejahteraan pengguna. Jawabannya adalah Solid, sebuah protokol yang memberi pengguna kendali melalui “pod” data pribadi yang berfungsi sebagai kumpulan informasi yang aman. Pemerintah Flanders di Belgia sudah menggunakan Solid pod untuk warganya. Mengenai AI, optimismenya masih redup. “Kudanya semakin cepat,” katanya, seraya menyerukan “Cern untuk AI” di mana para ilmuwan dapat secara kolaboratif mengembangkan kecerdasan super di bawah pengawasan yang terkendali dan non-komersial.

Baca lebih lanjut cerita ini di Slashdot.




Previous Article

Bapenda Award Maros Apresiasi Wajib Pajak, Pemkab Dorong Transaksi Digital QRIS - Online24jam

Next Article

Mengoptimalkan Rehabilitasi Motorik: Solusi Machine Learning untuk Pemulihan Parkinson dan Stroke - Arek Skuza

Write a Comment

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe to our Newsletter

Subscribe to our email newsletter to get the latest posts delivered right to your email.
Pure inspiration, zero spam ✨